Misterius!! Sang Pembantu Jessica Wongso Hilang Begitu Tanpa Ada Kabar ..

777 views

ka1

Hingga Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan berkas tuntutannya di persidangan perkara kematian Wayan Mirna di Pengadilan (PN) Jakarta Pusat, keberadaan saksi kunci perkara itu, yakni pembantu Jessica Kumala Wongso, tetap misterius.
Pembantu Jessica Kumala Wongso bernama Sri Nurhayati itu, sedianya bakal dirilis tim penasihat hukkum Jessica sebagai salah satu saksi di persidangan. Tapi, pembantu wanita itu tidak kunjung bisa ditemukan. Padahal, pembantu itu merupakan orang yang disebut-sebut membuang celana Jessica.
“Ya itulah yang kami enggak tahu, tapi saya bisa gambar-gambar di luar begitu, katanya ada di Residence 8. Serta siapa yang punya kucing semacam itu cari saja orang-orang yang punya kucing semacam itu,” ucap Otto di PN Jakarta Pusat, Rabu, 5 Oktober 2016.
Tetapi ia tidak mengenal apakah benar bahwa pembantu Jessica itu berada di tempat itu alias tidak dari info yang didapatkan itu. Ketika ditanya apakah mereka bakal memeriksa lokasi itu, ia mengaku bahwa itu bukanlah tugasnya sebagai seorang pengacara.
“Kita kan enggak kerja sebagai detektif. Yang tentu kalau itu benar (ada di sana) ya menarik juga ya. Padahal sewajibnya dirinya juga dirilis sebagai saksi, apakah itu memberatkan alias meringankan Jessica itu kan bukan msumberah. Jaksa kan enggak wajib maksa-maksa yang salah kan ini menegakkan hukum kan begitu,” kata dia.
Otto mekualitas, pembantu Jessica sebetulnya penting untuk dirilis dalam persidangan kliennya itu. Faktor itu, lanjutnya, sebab selagi ini apa yang ditampilkan dalam perkara tewasnya Mirna rutin menyudutkan kliennya seolah-olah kliennya menyembunyikan racun sianida untuk membunuh Mirna serta membuang celananya supaya tidak ketahuan jejaknya.
“Padahal kan enggak begitu sebetulnya. Inikan semacam ada membunuh karakternya Jessica. Kalau dirinya hadir bakal ketahuan sebetulnya bukan inisiatif Jessica membuang itu. Dalam sidang kemarin kan telah saya bacakan kan sebetulnya dirinya yang nanya, ‘Non gimana ini celana ini sobek?’. Semakin Jessica jawab, ‘Oh ya sobek ya saya juga enggak tahu sobeknya di mana ya buang saja’. Seusai itu si pembantu memasukkan ke air seusai tiga hari baru dibuang kan begitu,” kata Otto.
Menurut Otto, jika di celana itu memang ada racun sianida, sewajibnya celana itu tentu dibawa ke persidangan. Otto berkesimpulan, dengan tidak dibawanya pembantu Jessica itu ke persidangan, ia mekualitas bahwa kesaksian pembantu Jessica sebetulnya meringankan kliennya.
“Justru itulah, kalau itu sebetulnya ada (sianida pada celana Jessica-red), saya pakai logika saya saja. Kalau di situ (celana Jessica) ada sianida tentu dibawa ke pengadilan. Saya berpikirnya begitu, kesimpulan saya begitu,”

Tags: #kopia

Kehalaman Selanjutnya :